Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Anton Suhartono
JD Vance mengungkap Israel berusaha memengaruhi kebijakan politik AS (Foto: Gedung Putih))

Dalam wawancara terpisah, Vance menegaskan, kritik terhadap Israel tidak otomatis dapat dianggap sebagai tindakan anti-Semit. Dia bahkan mengecam serangan Israel yang terus berlangsung di Lebanon karena dinilai mengganggu upaya perdamaian yang sedang dibangun Amerika Serikat bersama Iran.

"Setiap kritik terhadap keputusan kebijakan Bibi (Benjamin) Netanyahu belum tentu mengarah pada anti-Semitisme," katanya.

Vance mengungkapkan Presiden Donald Trump memiliki sejumlah perbedaan pandangan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait cara mengakhiri konflik dengan Iran. Menurut dia, Trump telah menyampaikan pesan yang sangat tegas mengenai perbedaan tersebut.

"Presiden Trump menyampaikan pesan yang sangat tegas, yakni dia memiliki banyak perbedaan pendapat dengan Netanyahu mengenai bagaimana cara mengakhiri perang melawan Iran," ujarnya.

Seperti diketahui, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Konflik tersebut kemudian mereda setelah Trump mengumumkan gencatan senjata pada 7 April waktu Washington DC.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal