Israel Batasi Warga Palestina Beribadah Ramadhan di Masjid Al Aqsa, Hanya 10.000 Orang

Anton Suhartono
Israel akan membatasi jumlah warga Palestina yang boleh memasuki Masjid Al Aqsa selama Ramadhan, yakni hanya 10.000 orang (Foto: AP)

Kepolisian Israel juga akan mengerahkan 3.000 personel setiap hari. Mereka ditempatkan di berbagai pos pemeriksaan menuju Yerusalem Timur dan Masjid Al Aqsa selama Ramadhan.

Israel telah membebaskan ratusan tahanan Palestina sejak 19 Januari. Pembebasan tahanan Palestina gelombang ketujuh pada Sabtu lalu, sebanyak 620 orang, ditunda memicu ketegangan baru.

Hamas murka dengan keputusan itu dan menarik diri dari segala perudingan dengan Israel.

Masjid Al Aqsa merupakan tempat suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi. Umat Yahudi juga menganggap suci Masjid Al Aqsa dengan menyebut tempat itu sebagai Temple Mount, tempat berdirinya dua kuil Yahudi di masa lalu.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Arab-Israel 1967. Kemudian pada 1980, Israel mencaplok seluruh wilayah itu, tindakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal