Israel Bakal Bangun 6.000 Permukiman di Tepi Barat, 700 Rumah untuk Palestina

Nathania Riris Michico
Seorang warga Palestina memeriksa bangunan yang dihancurkan tentara Israel di kamp pengungsian Qalandia, Ramallah, Tepi Barat. Israel berencana mendirikan 6.000 bangunan di wilayah tersebut (FOTO: Issam Rimawi /Anadolu Agency)

Area A berada di bawah kendali pemerintahan dan keamanan Otoritas Palestina (PA), Area B berada di bawah kendali pemerintahan PA dan kontrol keamanan Israel, sementara Area C berada di bawah kendali pemerintah dan keamanan Israel.

Selama ini, Israel mencegah warga Palestina untuk menjalankan proyek konstruksi di Area C.

Area C saat ini dihuni oleh sekitar 300.000 warga Palestina, yang sebagian besar di antaranya adalah masyarakat Badui dan penggembala yang tinggal di tenda, karavan, dan gua.

Hukum internasional memandang seluruh wilayah Tepi Barat sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua bangunan permukiman Israel di sana ilegal.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 menit lalu

Kemlu Sebut Pemulangan 9 WNI dari Turki Masih Menunggu Pemeriksaan Kesehatan

Internasional
2 jam lalu

Fakta-Fakta Penyiksaan Israel terhadap Aktivis GSF: Disetrum hingga Pelecehan Seksual

Nasional
2 jam lalu

Pengakuan WNI Diculik Israel: Tulang Rusuk Dipukuli Lalu Disetrum

Nasional
3 jam lalu

Menlu RI Kutuk Keras Israel Siksa 9 WNI: Tak Manusiawi, Langgar Hukum Internasional!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal