Israel Akan Ubah Nama Tepi Barat Jadi Yudea dan Samaria, Palestina Murka

Anton Suhartono
Palestina mengecam usulan Israel untuk mengganti nama Tepi Barat menjadi Yudea dan Samaria (Foto: AP)

Persetujuan dari komite kementerian untuk legislasi berarti pemerintah akan memberi dukungan terhadap RUU tersebut saat parlemen mengesahkannya.

RUU serupa juga telah diperkenalkan oleh legislator Partai Republik di Senat dan DPR AS. 

Claudia Tenney, anggota Kongres dari New York, mengatakan dengan memperkenalkan RUU tersebut.

"kami berupaya untuk menegaskan kembali klaim sah Israel atas wilayahnya," ujarnya.

Israel menduduki Tepi Barat, rumah bagi 3 juta lebih warga Palestina, setelah perang 1967. Wilayah tersebut merupakan inti dari aspirasi Palestina untuk membentuk negara yang mencakup Jalur Gaza serta menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal