TEL AVIV, iNews.id - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan rencana mendirikan tiga pos permukiman militer di Jalur Gaza. Langkah tersebut dinilai membuka jalan bagi kembalinya warga Yahudi untuk menetap secara permanen di wilayah Gaza Utara.
Pengumuman itu disampaikan Katz saat mengunjungi Gaza Utara pekan lalu. Dalam kunjungan tersebut, dia juga mengusulkan agar pemukim Yahudi kembali menghuni kawasan itu dengan alasan memperkuat kendali dan keamanan Israel.
Israel pernah memiliki permukiman di Gaza, sebelum keluar pada 2005 setelah pecahnya gerakan Intifadah.
Katz menjelaskan, strategi militer Israel di Gaza kini telah berubah. Jika sebelumnya pasukan hanya masuk untuk melakukan operasi lalu keluar, kini tentara akan ditempatkan secara permanen di sejumlah titik yang telah dikuasai.
"Alih-alih masuk dan keluar, tentara berada di dalam, teroris berada di luar, dan rumah-rumah hancur," ujarnya.