"Kami di sini untuk membicarakan perdamaian. Kami berada di sini untuk membahas bagaimana memastikan perjanjian damai yang dimulai sekitar seminggu lalu tetap berlaku, bahwa kita akan melangkah ke fase kedua, ketiga dengan sukses," ujarnya.
Dia mengakui mendamaikan konflik Israel-Hamas bukan perkara mudah, akan ada berbagai rintangan di sepanjang jalan.
"Memang akan sulit, tapi saya merasa sangat optimistis berdasarkan pembicaraam dengan rekan-rekan Israel serta rekan-rekan Teluk Arab bahwa ada kemungkinan kita benar-benar dapat mewujudkan perdamaian," ujarnya.
Vance menegaskan tujuan pemerintahan Trump adalah menciptakan lingkungan di mana negara-negara Teluk Arab dan Israel bisamembangun Timur Tengah yang lebih baik untuk semua orang.
"Kami kira ini demi kepentingan terbaik Amerika Serikat. Kami juga menganggap ini demi kepentingan terbaik semua orang di kawasan," ujarnya.