ISIS Bersumpah Lakukan Serangan 'Fase Baru', Israel Jadi Target Utama

Nathania Riris Michico
Pasukan pemerintah Irak memegang bendera ISIS, setelah mereka mengklaim kontrol penuh atas Diyala. (FOTO: AFP).

Organisasi jihadis itu pernah mengibarkan "kekhalifahan" sambil memproklamirkan diri dan menguasai sebagian besar wilayah Suriah dan Irak, tempat mereka mencetak mata uang, memungut pajak, dan menjalankan kurikulum sekolah.

Di bawah tekanan dari operasi militer gabungan oleh pasukan Suriah dan Irak yang didukung oleh sekutu mereka masing-masing, kelompok itu runtuh tahun lalu.

ISIS tetap merupakan kelompok kuat di jantung Eufrat, dengan tempat persembunyian di sekitar gurun.

Kelompok ini juga ada di semenanjung Sinai Mesir, yang berbatasan dengan Israel dan yang diduduki negara Yahudi selama 15 tahun setelah perang 1967.

Juru bicara itu mengatakan, pemimpin ISIS Quraishi bertekad, dan mendorong para pejuang di semua provinsi, dan Muslim di seluruh dunia, untuk meluncurkan 'fase baru'.

"Fokus baru itu adalah memerangi orang-orang Yahudi dan merebut kembali apa yang telah mereka curi dari kaum Muslim, dan ini tidak dapat diperoleh kembali kecuali melalui pertempuran," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal