Iran Tuduh Israel Gunakan Amunisi Uranium Terdeplesi dalam Perang, Apa Bahayanya?

Anton Suhartono
Iran menuding Israel menggunakan amunisi uranium terdeplesi (depleted uranium/DU) selama perang (Foto: AP)

Uranium terdeplesi adalah limbah sisa dari proses pengayaan uranium, di mana sebagian besar isotop uranium-235 telah diambil. Akibatnya, uranium ini memiliki tingkat radioaktivitas lebih rendah dibandingkan uranium alami, namun tetap berbahaya karena sifat toksik dan radioaktifnya yang bertahan lama.

Dalam militer, DU digunakan karena kepadatannya yang sangat tinggi, jauh melebihi timbal. Logam berat ini sangat efektif untuk membuat peluru dan bom yang dapat menembus baja dan beton, sehingga menjadi pilihan utama dalam senjata anti-tank dan penghancur bunker.

Beberapa fasilitas Iran yang menjadi target serangan udara diketahui berada jauh di dalam tanah dan dilindungi lapisan beton serta baja berlapis. Kemampuan senjata konvensional untuk menembus perlindungan semacam itu diragukan, sehingga penggunaan DU menjadi dugaan yang masuk akal.

Reaksi dan Implikasi Politik

Iran bisa saja menggunakan isu ini untuk meningkatkan tekanan diplomatik terhadap Israel, terutama di forum internasional seperti PBB dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).  Jika tuduhan ini terbukti, Israel bisa menghadapi kecaman global, bukan hanya karena penggunaan senjata kontroversial, tetapi juga karena dampaknya terhadap lingkungan sipil.

Penggunaan DU juga bisa menjadi simbol eskalasi perang ke level yang lebih berbahaya, menunjukkan bahwa kedua belah pihak tidak lagi hanya berperang dengan rudal dan drone, tetapi telah melibatkan teknologi militer berisiko tinggi.

Amunisi uranium terdeplesi menawarkan daya tembus tinggi dan keunggulan militer di medan perang, namun dengan konsekuensi jangka panjang yang tidak kalah serius. 

Jika benar digunakan Israel, Iran mungkin saja menghadapi krisis kesehatan dan lingkungan yang bisa berlangsung selama bertahun-tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

17 jam lalu

Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

18 jam lalu

Iran Ungkap Alasan Bombardir Pangkalan AS di Arab Saudi, Tampung Pesawat Tanker

21 jam lalu

Iran Perluas Serangan ke Arab Saudi, Gempur Pangkalan Militer AS 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal