Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium hingga 4 Kali Lipat

Nathania Riris Michico
Bagian dari Fasilitas Konversi Uranium di luar Kota Isfahan, Iran. (Foto: AP)

AS sudah keluar dari perjanjian nuklir tersebut pada tahun lalu dan memberlakukan kembali sanksinya terhadap Iran. Iran kemudian mengancam untuk secara bertahap menarik diri dari perjanjian nuklir tersebut jika mitra dalam perjanjian—Inggris, China, Prancis, Jerman, dan Rusia—tidak membantunya untuk menghindari sanksi AS.

"Tidak akan sampai lama kita melewati batas 300 kg uranium yang diperkaya dalam kadar rendah. Jadi, lebih baik bagi pihak lain untuk melakukan apa yang perlu dilakukan," katanya, merujuk pada langkah-langkah oleh kekuatan lain untuk melindungi ekonomi Iran dari sanksi AS.

Kamalvandi menambahkan bahwa Iran tidak berniat untuk keluar dari perjanjian itu.

Ali Fathollah-Nejad, peneliti di Brookings Institute di Doha, menggambarkan langkah Iran untuk meningkatkan produksi uranium yang diperkaya dalam kadar rendah itu sebagai upaya bertahap oleh Iran untuk membangun kembali jenis pengaruh yang dimilikinya ketika melakukan negosiasi dengan AS pada 2012.

"Ini ditujukan untuk menunjukkan kepada masyarakat internasional, khususnya AS, bahwa Iran tidak berada dalam posisi lemah. Namun, ini juga merupakan upaya yang berisiko, karena dapat membahayakan dukungan politik dan diplomatik yang hingga saat ini diterima Iran dari Eropa," ujarnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon

57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal