Iran Tangkap Jemaah Agama Baha'i atas Tuduhan Mata-Mata Israel 

Umaya Khusniah
Iran menangkap sejumlah anggota agama Baha"i atas tuduhan mata-mata. (Foto: Wikipedia)

"Mereka adalah simbol ketahanan domestik dan mantan tahanan yang terkenal secara internasional. Menangkap mereka mengungkapkan penganiayaan yang dilakukan oleh pemerintah Iran terhadap komunitas Baha’i Iran," kata Baha'i. 

Iran sudah melarang Baha'i yang merupakan agama yang didirikan pada tahun 1860-an oleh seorang bangsawan Persia yang dianggap sebagai nabi oleh para pengikutnya. Sementara umat ​​Islam menganggap Nabi Muhammad sebagai nabi tertinggi.

Baha'i mengatakan mereka telah dianiaya oleh ulama Syiah di Iran sejak agama mereka didirikan. Penganiayaan itu makin intens sejak Revolusi Islam 1979.

Pada 2013, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, yang memiliki keputusan akhir tentang semua masalah negara, mendesak Iran untuk menghindari semua transaksi dengan Baha'i. Fatwa Khamenei, atau ordo keagamaan, mendukung fatwa serupa di masa lalu oleh ulama lain.

Penahanan Baha'i mengikuti gelombang penangkapan baru-baru ini ketika ketegangan meningkat antara pemerintah garis keras Iran dan Barat. Pasukan keamanan telah menahan sutradara film, beberapa orang asing dan seorang politisi reformis terkemuka ketika pembicaraan untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir Teheran dengan kekuatan dunia menemui jalan buntu. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini

57 tahun lalu

Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal