Iran Siapkan Skenario Terburuk Perang Lanjutan dengan Israel

Anton Suhartono
Iran menyiapkan skenario terburuk jika perang dengan Israel kembali pecah (Foto: AP)

Luka Perang Belum Sembuh

Pertempuran Juni lalu meninggalkan luka mendalam bagi Iran. Serangan Israel menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk komandan senior Garda Revolusi Islam (IRGC) dan ilmuwan nuklir penting. Situasi makin memanas ketika Amerika Serikat ikut membantu Israel dengan menghantam tiga fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan rudal dan pesawat tak berawak yang menargetkan wilayah Israel dan pangkalan militer AS di Qatar, menewaskan puluhan orang. Pertempuran baru berhenti setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penghentian operasi militer pada 24 Juni.

Namun, karena tidak ada perjanjian resmi, konflik itu sewaktu-waktu bisa kembali pecah. 

“Iran tidak akan memulai perang, tapi kami pasti membalas jika diserang,” kata sejumlah pejabat militer Iran.

Ancaman Nuklir Jadi Pusat Ketegangan

Isu nuklir menjadi alasan utama Israel dan AS terus menekan Teheran. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mencatat Iran memperkaya uranium hingga 60 persen, angka yang hanya selangkah lagi menuju level senjata nuklir (90 persen).

Negara-negara Barat menuduh Iran sedang berupaya membuat senjata nuklir, meski tuduhan itu berulang kali dibantah Teheran. Iran berdalih pengayaan tinggi dilakukan sebagai respons atas keputusan AS keluar dari kesepakatan nuklir JCPOA pada 2018 dan memberlakukan kembali sanksi berat.

Inggris, Prancis, dan Jerman (E3) pun mengancam akan menghidupkan kembali sanksi yang sebelumnya dicabut jika Iran menolak kembali ke meja perundingan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada

3 jam lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

4 jam lalu

Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran

6 jam lalu

Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal