Iran Sebut AS Serang Permukiman Warga Sipil Pakai Rudal Baru, Meledak di Udara

Anton Suhartono
Iran menuduh AS menggunakan senjata sangat mematikan menyerang permukiman warga sipil di hari pertama serangan pada 28 Februari lalu (Foto: AP)

Serangan seperti itu, lanjut dia, merupakan kejahatan perang yang nyata dan tercela.

Dalam pertemuan dengan Mousa Mousavi, anggota parlemen perwakilan Kota Mehr dan Lamerd, Baghaei mendapat penjelasan rinci.

Dijelaskan, rudal-rudal tersebut meledak di udara sebelum mengenai sasaran, melepaskan 180.000 butir peluru tungsten berkecepatan tinggi yang menghantam area tersebut ke segala arah dengan kekuatan menghancurkan.

"Tidak ada lagi keraguan bahwa AS sengaja menargetkan lingkungan perumahan dan gedung olahraga sipil di Lamerd. Ini bukan kesalahan, ini keputusan yang diperhitungkan untuk menguji daya hancur sistem senjata baru terhadap warga sipil Iran," katanya, di X.

Dia menegaskan pihak yang memerintahkan dan melaksanakan serangan tersbeut harus dimintai pertanggungjawaban di hadapan pengadilan yang berwenang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegang! Iran Tembak Jatuh Drone AS MQ-9, Usir Jet Tempur F-35

57 tahun lalu

Iran Tuduh AS Langgar Wilayah Udara, Gencatan Senjata Terancam Gugur?

57 tahun lalu

Israel Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Lebanon, Jet-Jet Tempur Zionis Bombardir Permukiman

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp17.800 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal