Iran Potong Jari Pria karena Kasus Pencurian, Amnesty: Penyiksaan Menjijikkan

Nathania Riris Michico
Ilustrasi penjara Iran. (FOTO: Atta Kenare/AFP)

Namun demikian, sejumlah laporan menyebutkan praktik hukuman potong jari tangan seperti itu jarang terjadi.

"Melukai dan mutilasi atas individu yang direncanakan sebelumnya bukanlah keadilan," kata Saleh Higazi, wakil pimpinan Amnesty International runtuk Timur Tengah dan Afrika Utara, seperti dilaporkan BBC, Selasa (29/10/2019).

"Ini adalah serangan mengerikan terhadap martabat manusia. Reformasi atas hukum pidana Iran yang akan mengakhiri praktik berlebihan seperti ini sudah lama ditunggu."

Kantor berita Kementerian Kehakiman Iran, Mizan, menyebutkan hukuman ini digelar pada Rabu lalu di ibu kota Provinsi Mazandaran, Sari. Pria yang dihukum potong jari tangan tidak disebutkan namanya.

Sistem hukum yang diterapkan di Republik Islam Iran didasarkan pada tafsir yang ketat atas hukum Syariah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Murka! Iran: Kami Berhak Balas Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal