Iran Peringatkan Prancis: Menghina Nabi Muhammad Memicu Kekerasan dan Pertumpahan Darah

Arif Budiwinarto
Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengecam keras penerbitan kartun Nabi Muhammad di Prancis. (foto: AFP)

Rouhani menambahkan Barat berhutang kepada Nabi Muhammad sebagai pembawa pesan kedamaian, bukan malah menghinanya. Orang nomor satu Iran juga memperingatkan agar negara-negara Eropa berhenti mencampuri urusan internal Muslim jika ingin menciptakan perdamaian.

"Barat harus memahami bahwa menghina Nabi berarti menghina semua Muslim, semua Nabi, semua nilai kemanusiaan, dan menginjak-injak etika," lanjutnya.

Aksi boikot terhadap produk-produk asal Prancis terjadi di sejumlah negara Muslim di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk perlawanan penghinaan Nabi Muhammad.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Internasional
18 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
6 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
21 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal