Trump sebelumnya mengumumkan negosiator AS akan menuju Pakistan untuk melanjutkan pembicaraan. Namun, media pemerintah Iran mengisyaratkan perundingan tersebut kemungkinan tidak akan berlangsung.
Beberapa menit pascapengumuman penyitaan kapal di Selat Hormuz, media pemerintah Iran melaporkan percakapan telepon Presiden Masoud Pezeshkian dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, pada Minggu pagi. Tindakan AS disebut sebagai intimidasi dan perilaku tidak masuk akal.
Pezeshkian mengatakan, tindakan itu meningkatkan kecurigaan, AS akan mengulangi pola sebelumnya dan mengkhianati diplomasi. Diketahui, dua upaya pembicaraan sebelumnya pada Juni lalu dan awal tahun ini juga terganggu karena serangan AS dan Israel.
Pernyataan serupa juga disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam panggilan telepon kepada Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar. Dia menyebut langkah Washington menunjukkan niat buruk dan kurang serius dalam bernegosiasi.