“Anda telah membangunkan Iran dari tidurnya. Badai akan datang,” tulisnya.
Kantor berita Tasnim melaporkan, AS dan Israel menyerang fasilitas minyak di ladang gas terbesar Iran, South Pars. Bukam hanya itu serangan berlanjut ke Distrik Asaluyeh, lokasi pemrosesan energi dari ladang tersebut.
Kebakaran hebat melanda fasilitas di Asaluyeh. Tangki penyimpanan dan fasilitas pengolahan dilaporkan terkena serangan.
Iran lalu bersumpah melakukan serangan balasan terhadap fasilitas energi di Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.
Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ), mengutip keterangan beberapa sumber pejabat, melaporkan Presiden Donald Trump mendukung serangan terhadap fasilitas gas South Pars sebagai pesan kepada Iran agar tidak memblokade Selat Hormuz.