Iran Mulai Lagi Sholat Jumat di Masjid Setelah Dihentikan Hampir 2 Tahun akibat Pandemi

Anton Suhartono
Iran memulai kembali Sholat Jumat berjamaah setelah dihentikan 20 bulan akibat pandemi Covid-19 (Foto: Reuters)

Di hari yang sama, semua pegawai pemerintah, kecuali yang bekerja di militer, dilarang masuk kantor. Mereka diperbolehkan masuk jika sudah mendapat vaksin setidaknya satu dosis.

Pemerintah Iran menyatakan, lebih dari 28,2 juta orang sudah menerima dosis penuh vaksin Covid-19.

Menteri Kesehatan Bahram Einollah sebelumnya mengatakan awal pekan ini merupakan kepastian Iran akan menghadapi gelombang keenam. Peringatan ini datang justru saat pemerintah mempercepat vaksinasi. Oleh karena itu Einollah menegaskan Iran siap menghadapi gelombang baru.

Juru Bicara Kementerian Pendidikan Iran Alireza Kamarei juga mengatakan, tidak penting bagi siswa dan guru untuk divaksin lagi. Pasalnya 85 persen guru PNS dan 68 persen siswa sejauh ini sudah mendapat suntikan serta ruang kelas memiliki ventilasi yang baik. Namun jarak sosial diperlukan setidaknya 1,5 meter.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal