MOSKOW, iNews.id - Iran mengklaim berhasil merusak kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln. Kapal induk tersebut, bersama kapal-kapal perang pendukungnya, dikerahkan ke Timur Tengah untuk menjalankan operasi militer AS sejak 28 Februari lalu.
Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali mengatakan, serangan terhadap USS Abraham Lincoln merupakan pesan kepada AS.
"Pasukan AS dan Israel telah mengetahui beberapa kemampuan pertahanan Iran. Kerusakan pada USS Lincoln adalah pesan yang kami harapkan diterima oleh pihak agresor," kata Jalali, kepada kantor berita Rusia RIA Novosti, dikutip Rabu (11/3/2026).
Militer Iran berulang kali mengklaim menembakkan rudal ke USS Abraham Lincoln. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada 1 Maret lalu menyatakan telah meluncurkan empat rudal balistik ke kapal induk tersebut. Namun Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan rudal Iran tidak mengenai kapal.
Terakhir, militer Iran melaporkan meluncurkan rudal ke arah kapal induk tersebut pada 6 Maret, namun Centcom lagi-lagi membantah dampak kerusakan yang ditimbulkan.