TEHERAN, iNews.id - Kepala juru runding Iran dalam negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan kedaulatan Lebanon harus dipulihkan sepenuhnya. Seluruh pasukan Israel harus ditarik dari wilayah Lebanon guna menjamin kelangsungan perjanjian damai Iran dan AS.
Kelompok Hizbullah yang didukung Iran hanya membalas serangan Israel dengan roket, bukan tindakan ofensif. Namun Israel terus melancarkan serangannya ke Lebanon, aksi yang jelas-jelas melanggar kesepakatan gencatan senjata kedua pihak. Bukan hanya itu, serangan Israel juga melanggar Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad, perjanjian damai AS-Iran yang diteken Presiden Donald Trump dan Presiden Masoud Pezeshkian pada 17 Juni lalu.
Menurut Ghalibaf, Israel sengaja ini merusak atau menyabotase perdamaian antara Iran dan AS dengan terus menyerang Lebanon.
“Israel sangat menentang proses negosiasi karena menyaksikan kehancurannya di jalur ini dan berupaya untuk menyabotase proses tersebut,” ujar pria yang juga menjabat ketua parlemen Iran itu, kepada stasiun televisi pemerintan IRIB, sepeeti diutip, Selasa (23/6/2026).
Dia berharap negosiasi yang sedang berlangsung dengan AS akan mengamankan kedaulatan penuh Lebanon.