Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

Anton Suhartono
Iran memperingatkan Donald Trump tidak mengulangi kesalahan seperti dilakukan AS saat menginvasi Afghanistan dan Irak (Foto: AP)

Iran menegaskan tetap membuka pintu negosiasi, namun hanya jika dilakukan atas dasar kesetaraan dan saling menghormati, bukan melalui intimidasi.

“Iran siap untuk berdialog berdasarkan rasa saling menghormati dan kepentingan bersama. Namun jika didesak dengan ancaman, Iran akan membela diri dan merespons dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya,” demikian isi pernyataan misi Iran di PBB.

Peringatan Iran muncul setelah Presiden Trump kembali melontarkan ancaman keras pada Rabu (28/1/2026). Trump mengklaim “armada besar” militer AS sedang bergerak menuju Iran dan mendesak Teheran segera kembali ke meja perundingan.

Trump juga mengancam akan melancarkan serangan yang lebih dahsyat dibandingkan sebelumnya jika Iran menolak tuntutan AS. Namun, Teheran menegaskan pendekatan militer hanya akan memperburuk situasi dan berpotensi menyeret kawasan ke dalam konflik brutal yang lebih luas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu Iran kepada Trump: Hormati Tanda Tangan Anda!

57 tahun lalu

Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal