Iran Diterpa Banyak Musibah, Presiden Iran Rouhani Serukan Persatuan Nasional

Nathania Riris Michico
Presiden Iran Hassan Rouhani. (FOTO: AFP)

"Orang-orang ingin memastikan bahwa pihak berwenang memperlakukan mereka dengan ketulusan, integritas dan kepercayaan," katanya dalam sambutan yang disiarkan langsung di televisi pemerintah, seperti dikutip AFP, Rabu (15/1/2020).

Rouhani juga mengatakan angkatan bersenjata harus meminta maaf dan sepenuhnya menjelaskan apa yang terjadi dalam kecelakaan itu, yang terjadi beberapa jam setelah mereka menembakkan gelombang rudal ke pasukan AS yang ditempatkan di Irak.

Gempuran rudal diluncurkan sebagai pembalasan atas serangan drone AS yang menewaskan jenderal top Iran, Qasem Soleimani, yang mengepalai unit operasi asing Garda Revolusi.

Setidaknya 59 pelayat terinjak-injak hingga tewas saat prosesi pemakaman Soleimani di kota kelahirannya di Kerman, di Iran tenggara, pada 7 Januari.

Iran juga dilanda banjir parah sejak Jumat lalu, yang sudah merenggut setidaknya tiga nyawa dan membuat ratusan desa terisolasi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Balas Gempuran AS, Garda Revolusi Iran Gempur Lanud Al Azraq Secara Masif

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal