Iran Dilaporkan Beri 2 Syarat kepada AS untuk Akhiri Perang, tapi Ditolak

Anton Suhartono
Iran dilaporkan mengajukan dua syarat kepada Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik, namun proposal tersebut ditolak (Foto: Anadolu))

Langkah diplomasi ini juga menjadi alasan di balik penundaan ancaman serangan AS terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran. Sebelumnya, Washington memberi tenggat waktu 48 jam kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz sepenuhnya atau menghadapi konsekuensi militer.

Di tengah konflik yang memanas, komunikasi antara kedua negara ternyata tetap terjalin. Menurut laporan sumber pejabat Israel, seperti dilaporkan portal berita Axios, pembicaraan tidak langsung masih berlangsung dan bahkan berpotensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Sejumlah negara disebut turut berperan sebagai mediator dalam konflik ini. Pakistan dilaporkan akan menjadi lokasi lanjutan negosiasi, sementara Mesir dan Turki berperan sebagai perantara komunikasi antara kedua pihak.

Delegasi AS kemungkinan akan diwakili Wakil Presiden JD Vance, utusan khusus Steve Witkoff, serta penasihat Trump, Jared Kushner. Sementara dari pihak Iran, pembicaraan akan dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf.

Trump juga mengklaim bahwa pihak Iran lebih dulu menghubungi AS untuk membuka jalur komunikasi. Namun, dia menegaskan bahwa pihaknya tidak bernegosiasi dengan pemimpin tertinggi Iran, melainkan dengan sosok lain yang disebutnya sangat dihormati di negara tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal