Iran Diguncang Demonstrasi Besar-besaran, Toko dan Tempat Usaha Tutup

Anton Suhartono
Iran diguncang demonstrasi besar-besaran dalam beberapa hari terakhir (Foto: Fars)

“Kesejahteraan rakyat adalah perhatian saya sehari-hari,” kata Pezeshkian di akun media sosial X, dikutip Kamis (1/1/2026).

Dia menambahkan, pemerintahannya memiliki rencana untuk mereformasi sistem moneter dan perbankan serta menjaga daya beli.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan, pihaknya sedang mengatur pertemuan dengan para pemimpin kelompok demonstran. 

Inti dari unjuk rasa kali ini adalah keputusasaan ekonomi. Sanksi bertubi-tubi yang dijatuhkan AS dan negara lain selama bertahun-tahun, salah urus struktural, korupsi, dan ketergantungan yang besar pada pendapatan minyak, membuat lemah ekonomi Iran. 

Keruntuhan nilai tukar rial menjadi titik kritis. Bagi para pedagang dan warga Iran kelas menengah, jatuhnya rial tidak hanya mewakili kenaikan harga, tapi juga hilangnya kepercayaan terhadap kemampuan pemerintah untuk mengelola ekonomi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Pasukan Oranye Langsung Bersihkan Jalan usai Massa Demo Dukung MBG di Jakpus Bubar

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal