Iran Diam-Diam Gunakan Satelit China Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Anton Suhartono
Iran dilaporkan menggunakan satelit mata-mata buatan perusahaan China dalam perang melawan Israel dan AS (Foto: Kemhan Iran)

Satelit itu juga memantau Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania serta beberapa lokasi di dekat Pangkalan Laut Armada Kelima AS di Manama, Bahrain, dan bandara Erbil, Irak.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih, Badan Intelijen Pusat (CIA), maupun Departemen Pertahanan AS (Pentagon). Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan China juga tak memberikan komentar.

Earth Eye juga belum memberikan tanggapan.

Namun FT melaporkan, Gedung Putih tidak memberikan komentar tentang hubungan Earth Eye dan IRGC.

Sementara itu Kedutaan Besar China di Washington DC menegaskan kepada FT, pihaknya menentang pihak-pihak yang menyebarkan informasi keliru, spekulatif, serta memojokkan China.

Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan telah mendapat jaminan dari mitranya, Xi Jinping, bahwa China tidak memberikan bantuan militer kepada Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal