"(Iran menyerukan) Penentuan jadwal yang cepat untuk penarikan (pasukan Israel) tanpa syarat dari wilayah Lebanon yang diduduki," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (29/6/2026).
Seruan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran dalam beberapa hari terakhir. Militer kedua negara saling serang sejak Jumat pekan lalu, dipicu permasalahan di Selat Hormuz.
Iran menyerang kapal kargo yang belum mendapat izin melintas di jalur perairan strategis tersebut pada Kamis lalu. Serangan itu memicu respons oleh AS keesokan harinya yang menyerang fasilitas-fasilitas militer Iran di Selat Hormuz.
Setelah itu giliran Iran yang menyerang pangkalan militer AS di Bahrain di hari yang sama, sebagai pembalasan.
Kejadian serupa terulang pada Sabtu (27/6/2026), dipicu serangan Iran terhadap kapal tanker di Selat Hormuz.