Kantor berita Tasnim melaporkan, sedikitnya 30 kapal China telah melewati Selat Hormuz sejak Rabu malam hingga Kamis di bawah pengawasan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Pada Kamis pagi, data situs web pelacakan pelayaran kapal, Marine Traffic, menunjukkan setidaknya empat kapal terkait dengan China melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam sebelumnya.
Iran masih memblokade Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling penting untuk pengiriman energi global. Hanya kapal dari negara-negara bersahabat yang boleh melintas, itu pun dengan izin ketat.
Sementara itu pertemuan Xi dan Trump turut membahas isu Iran. Kedua pemimpin sepakat Selat Hormuz harus dibuka kembali untuk pelayaran global tanpa pemberlakuan biaya tol.
Xi juga mempertimbangkan membeli lebih banyak minyak ke AS guna mengurangi ketergantungan dengan Iran.