Otoritas Kuwait juga mendesak warga untuk mengikuti instruksi keamanan dan keselamatan.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kuwait kemudian mengutuk keras serangan Iran ke wilayahnya dengan menyebutnya sebagai eskalasi berbahaya dan pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan negara.
Kepala Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Mohamed Al Budaiwi juga mengecam serangan rudal Iran terhadap pangkalan udara AS di Kuwait.
“Sekretaris Jenderal menunjukkan bahwa kelanjutan serangan-serangan berbahaya ini merupakan pelanggaran mencolok terhadap prinsip-prinsip hukum internasional, Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan prinsip-prinsip bertetangga baik,” demikian isi pernyataan.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada Anadolu, militer AS menembak jatuh empat drone Iran di dekat Selat Hormuz. Selain itu AS melancarkan serangan ke stasiun kendali darat Iran di Bandar Abbas yang bersiap meluncurkan drone kelima.
“Tindakan-tindakan ini terukur, murni defensif, ditujukan untuk menjaga gencatan senjata,” kata pejabat tersebut.