Iran Bantah Minta Gencatan Senjata: Perang Berlanjut sampai AS Bayar Ganti Rugi!

Anton Suhartono
Iran membantah keras klaim Donald Trump yang menyebut Teheran meminta gencatan senjata (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran membantah keras klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Teheran meminta gencatan senjata. Pemerintah Iran menegaskan perang akan terus berlanjut dan tidak ada permintaan damai seperti disampaikan Washington.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Kamis (2/4/2026), menegaskan laporan mengenai permintaan gencatan senjata maupun proposal perdamaian hanyalah spekulasi media. Dia menekankan Iran tetap pada posisinya untuk melanjutkan perlawanan.

Menurut Araghchi, perang melawan AS dan Israel akan terus berlangsung hingga pihak yang dianggap sebagai agresor mendapat hukuman dan Iran memperoleh ganti rugi penuh atas kerugian yang dialami.

Sebelumnya, Trump mengklaim Iran telah mengajukan permintaan gencatan senjata kepada AS. Dalam pernyataannya di media sosial Truth Social, Trump menyebut Washington akan mempertimbangkan permintaan tersebut dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz.

“(Iran) baru saja meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat! Kita akan mempertimbangkannya begitu Selat Hormuz dibuka, bebas, dan lancar,” ujar Trump.

Dia juga memperingatkan jika Iran tidak membuka jalur vital tersebut, militer AS akan terus melanjutkan serangan hingga Selat Hormuz kembali dapat dilalui secara bebas.

Namun, pernyataan tersebut langsung ditepis oleh Teheran. Iran menegaskan tidak ada negosiasi atau permintaan damai yang diajukan, sekaligus menunjukkan bahwa konflik antara kedua pihak masih jauh dari kata mereda.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal