Sementara itu, Trump dalam wawancara dengan Fox News mengungkapkan optimisme bahwa kesepakatan antara AS dan Iran bisa tercapai dalam waktu dekat. Meski demikian, dia juga melontarkan ancaman keras jika negosiasi gagal.
“Saya kira ada peluang bagus besok (kesepakatan akan tercapai). Mereka sedang bernegosiasi sekarang,” kata Trump.
Namun di sisi lain, Trump mempertimbangkan langkah ekstrem, termasuk menghancurkan Iran dan merebut seluruh sumber minyaknya jika kesepakatan tidak tercapai. Bahkan, melalui platform Truth Social, dia mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital Iran seperti pembangkit listrik dan jembatan.
Trump juga menyatakan bahwa rakyat Iran akan “hidup di neraka” jika Selat Hormuz tidak dibuka. Ancaman lain yang pernah dia sampaikan termasuk membawa Iran “kembali ke zaman batu”.