Iran Ancam Membalas Tewasnya Soleimani, AS Tegaskan Tak Akan Tinggalkan Irak

Anton Suhartono
Mark Esper (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) memastikan tidak akan meninggalkan Irak, meski di tengah meningkatnya ketegangan pascaterbunuhnya komandan pasukan elite Quds, Garda Revolusi Iran, Qasem Soleimani, akibat serangan drone pada Jumat pekan lalu.

Selain Soleimani, komandan paramiliter Irak juga tewas dalam serangan yang terjadi di Bandara Internasional Baghdad itu.

Menteri Pertahanan Mark Esper mengatakan, sejauh ini AS tak memiliki rencana untuk menarik pasukan dari Irak.

Pernyataannya itu sekaligus menanggapi berbagai laporan media terkait beredarnya surat soal penarikan pasukan AS.

"Tidak ada keputusan apa pun untuk meninggalkan Irak," kata Esper, ujarnya, dikutip dari Reuters, Selasa (7/1/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal