Pekan lalu, Kepala Perencanaan Kebijakan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi Rayed Kriml mengatakan pembicaraan kedua negara bertujuan mengurangi ketegangan, namun masih terlalu dini untuk menentukan hasilnya. Saudi ingin melihat perilaku Iran.
Iran dan Arab Saudi terjebak dalam konflik di kawasan, mulai perang Yaman, Suriah, hingga Irak. Kedua negara memutuskan hubungan diplomatik pada 2016.
Sumber di Timur Tengah bulan lalu mengatakan kedua negara mengadakan dua putaran pembicaraan di Irak.