Investasi Asing Baik tapi Harus Memberikan Manfaat pada Rakyat

MNC Media
Hanna Farhana
Pembawa berita iNews TV Anisha Dasuki mewancarai PM Mahathir Mohamad di kantornya, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (3/5/2019). (Foto: KORAN SINDO/Arie Yudhistira).

Saya gerak lebih aktif atas desakan orang banyak. Akhirnya saya terpaksa keluar dari partai lama, dan dengan membentuk partai baru untuk menentang partai yang dahulu saya pimpin, karena mereka sudah menyeleweng dan hanya dengan menjatuhkan, kita bisa menyudahi proses yang merusak negara kita.

Apa harapan Tun terhadap generasi politisi muda Malaysia?

Saya mempunyai banyak harapan. Sekarang ini kita memiliki teknologi-teknologi baru serta pendekatan- pendekatan baru. Kita hidup di zaman IT (information technology) dan sebagainya, ini bisa membantu negara kita (berkembang) dengan lebih cepat. Saya benar-benar percaya bahwa dalam jangka dua atau tiga tahun, Malaysia akan pulih sepenuhnya.

Berbicara soal investasi, Asia Tenggara termasuk penggerak roda ekonomi global. Kawasan ini juga sedang menjadi sasaran investasi asing, terutama dipengaruhi dengan adanya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China. Bagaimana menurut Tun?

Kita, Indonesia dan Malaysia bersaing untuk menarik investor dari negara asing. Kedua negara, memang memberi tempat besar untuk investor asing karena ini membantu meningkatkan ekonomi negara. Kita mungkin tidak memiliki teknologi, atau tidak mempunyai modal yang cukup, atau penanganan industri-industri yang besar-besar atau bersaing pasar dunia, kita kurang pengalaman.

Jadi kita undang pihak asing, baik Indonesia maupun Malaysia bisa belajar dari mereka mulai dari teknologi atau manajemen. Sekarang ini kita dapati hubungan kedua negara menghasilkan perniagaan yang pesat, menebus negara-negara lain.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Al Ghazali Jadi Drummer Konser Dewa 19 di Malaysia, Gantikan Tyo Nugros!

57 tahun lalu

Viral Tyo Nugros Batal Tampil pada Konser Dewa 19 di Malaysia, Alasannya Mengejutkan!

57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal