Intelijen Turki Endus Upaya Licik Israel Gagalkan Negosiasi Damai AS-Iran

Anton Suhartono
Intelijen Turki mengendus rencana Israel untuk manggagalkan setiap upaya perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat (Foto: AI)

ISTANBUL, iNews.id - Intelijen Turki mengendus rencana Israel untuk manggagalkan setiap upaya perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Iran dan AS kemungkinan melanjutkan perundingan damai akhir pekan ini melalui mediator Pakistan.

Direktur Organisasi Intelijen Nasional Turki (MIT) Ibrahim Kalin mengatakan, inisiatif untuk melanjutkan negosiasi mengenai situasi terkait Iran mungkin menghadapi sabotase oleh Israel.

"Setiap inisiatif untuk melanjutkan negosiasi sedang disabotase oleh Israel, yang terus melakukan serangan (terhadap Iran)," kata Kalin, pada KTT Stratcom di Istanbul, dikutip Minggu (29/3/2026).

Dia menambahkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berupaya aktif mengajukan diri untuk menengahi negosiasi. Namun Turki juga mendukung inisiatif Pakistan yang juga akan menjadi tuan rumah negosiasi.

"Penting untuk mempertimbangkan tindakan pihak-pihak yang terlibat dalam eskalasi konflik dan dampaknya terhadap upaya diplomatik ketika menilai situasi," kata Kalin.

Utusan Khusus Presiden AS Donald Trump Steve Witkoff pada Kamis lalu mengatakan, 15 poin rencana perdamaian telah disampaikan kepada Iran melalui Pakistan. Dia mengklaim proposal tersebut akan mendapat "reaksi positif dari Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal