Sekitar 11.000 tentara Korut dikerahkan di wilayah Kursk Rusia, yang berbatasan dengan Ukraina. Mereka terlibat dalam pertempuran sungguhan.
Sejauh ini pemerintah Korut maupun Rusia belum mengomentari soal pengerahan pasukan ke Kursk, termasuk jumlah tentara yang tewas.
Korsel pada November lalu mengungkap temuan bahwa Korut mengirim pasukan ke Rusia. Setelah itu Amerika Serikat (AS) dan NATO mengeluarkan laporan senada dengan Korsel.
Pengiriman pasukan Korut ke Rusia itu berlangsung setelah kedua negara meneken perjanjian keamanan komprehensif yang mengharuskan salah satu pihak memberikan bantuan militer kepada mitranya jika diserang pihak ketiga.