Intelijen AS Ungkap Serangan Besar-besaran ke Iran Tak Akan Beri Efek Perubahan Rezim

Anton Suhartono
Mojtaba Khamenei, putra tertua Ayatollah Ali Khamenei, ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru berdasarkan laporan media (Foto: AP)

Beberapa sumber pejabat AS yang mengomentari temuan rahasia tersebut juga menegaskan "tidak mungkin" oposisi Iran yang terpecah-pecah bisa merebut kekuasaan.

Namun laporan tersebut tampaknya tidak mempertimbangkan opsi potensial lain, seperti mengerahkan pasukan darat AS ke Iran atau mempersenjatai kelompok Kurdi untuk memicu pemberontakan. 

Belum jelas apakah skenario yang diteliti tersebut sesuai dengan kondisi operasi militer saat ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Diserang Iran, Kuwait Liburkan Salat Tarawih di Seluruh Masjid Seminggu

Internasional
3 jam lalu

Roket Buatan Rusia Nyaris Hantam Kedubes AS di Irak, Pembalasan atas Serangan ke Iran

Internasional
3 jam lalu

Perang Timur Tengah, Malaysia Pertahankan Harga BBM Subsidi Rp8.500 Selama 2 Bulan

Internasional
4 jam lalu

Intelijen AS Ungkap Oposisi Iran Tak Akan Mampu Gantikan Rezim Saat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal