Insiden di Fasilitas Nuklir Iran, Tak Ada Kebocoran Radiasi maupun Korban

Anton Suhartono
Fasilitas nuklir Natanz Iran (Foto: Twitter)

Iran dan AS berupaya menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015, JCPOA. Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan yang juga diteken lima negara lainnya pada 2018 lalu, disertai dengan penerapan sanksi baru yang semakin menghancurkan perekonomian Iran. 

Sebagai reaksi terhadap sanksi AS, Iran melanggar kesepakatan dengan memperkaya uranium melebihi batas yang ditentukan.

Presiden Hassan Rouhani, dalam pidato saat peluncuran sentrifugal, menegaskan komitmen negaranya terhadap non-proliferasi nuklir. Peluncuran itu dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Teknologi Nuklir Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!

Internasional
6 jam lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Internasional
7 jam lalu

Gawat! Militer AS Bersiap di Pangkalan Qatar, Rudal Patriot Dimasukkan Truk

Internasional
8 jam lalu

Diam-Diam AS Terus Kirim Jet Tempur ke Timur Tengah, bakal Tambah 1 Kapal Induk Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal