Hal ini kemudian mendorong pembangunan banyak mercusuar di sepanjang garis pantai. Tujuannya adalah untuk memberikan penerangan kepada para pelaut di malam hari serta memberi tanda bahaya arus serta bebatuan.
Salah satu mercusuar yang dibangun tersebut adalah La Jument. Nama mercusuar La Jument ini bisa diartikan sebagai “kuda betina”.
Setiap harinya, mercusuar setinggi 36 meter ini akan dihantam gelombang besar, badai, serta pasang surut yang kuat. Inilah yang membuat La Jument dijuluki sebagai mercusuar paling berbahaya di dunia.
Mercusuar ini menjadi terkenal pada tahun 1989, melalui serangkaian foto yang diambil oleh Jean Guichard. Saat itu, Guichard memotret La Jument yang tengah dikelilingi oleh gelombang besar setinggi 20-30 meter.
Ombak menerjang jendela bawah mercusuar, merobek pintu depan, membanjiri menara, dan menyapu perabotan.
Pada saat itu, Guichard melihat sang penjaga mercusuar, Theodore Malgorn, sedang terjebak di dalam mercusuar. Malgorn sedang menunggu kru penyelamat datang di ruang lampu sorot.