Ini Penyebab Badai Musim Dingin Dahsyat yang Lumpuhkan AS

Anton Suhartono
Badai musim dingin dahsyat melumpuhkan AS, memadamkan listrik lebih dari 1 juta pelanggan dan membatalkan lebih dari 10.000 penerbangan (Foto: AP)

Ancaman Setelah Badai Berlalu

Bahaya tidak berhenti saat badai mereda. Pihak berwenang memperingatkan bahwa cuaca dingin ekstrem yang mengancam nyawa masih akan berlangsung selama sepekan ke depan, terutama di wilayah Dataran Utara dan Midwest Atas. 

Suhu akibat embusan angin bahkan diperkirakan bisa mencapai minus 45 derajat Celsius, kondisi yang dapat menyebabkan radang dingin hanya dalam hitungan menit.

Kaitan dengan Perubahan Iklim

Sejumlah ilmuwan menilai meningkatnya frekuensi gangguan pusaran kutub seperti ini kemungkinan berkaitan dengan perubahan iklim. Pemanasan global di kawasan Arktik diyakini melemahkan kestabilan pusaran kutub, sehingga lebih sering “bocor” dan mengirim udara dingin ekstrem ke wilayah berpenduduk padat seperti Amerika Serikat.

Akibatnya, cuaca musim dingin ekstrem tidak hanya menjadi lebih sering, tetapi juga lebih luas dan lebih merusak, seperti yang kini tengah dialami AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
50 menit lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

2 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

3 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

4 jam lalu

Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal