Ini Keluhan Para Pilot AS ke Boeing Terkait Jatuhnya Lion Air JT 610

Anton Suhartono
Penyelidik memeriksa mesin pesawat Lion Air PK-LQP (Foto: Basarnas/AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Dua asosiasi pilot Amerika Serikat (AS) menilai potensi kerusakan fitur pada pesawat Boeing 737 Max terkait jatuhnya Lion Air JT 610 di Indonesia, tidak dijabarkan dalam buku manual perusahaan Boeing atau tidak diberikan saat latihan.

Karena itu para pilot dua maskapai AS yang mengoperasikan Boeing 737 Max khawatir kejadian yang sama dengan Lion Air registrasi PK-LQP juga mereka alami.

Hasil penyelidikan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebut, ada perbedaan data pada air speed indicator milik pilot dan kopilot Lion Air PK-LQP.

Perusahaan Boeing dan Badan Penerbangan Federal (FAA) pada pekan lalu mengeluarkan arahan kepada maskapai soal potensi kerusakan alat pada 737 Max. Arahan itu berisi panduan apa yang harus dilakukan para pilot jika mengalami kondisi yang sama atau kehilangan kontrol seperti kasus Lion Air.

Asosiasi pilot AS menyatakan, tidak ada satu pun dokumen pada pesawat 737 Max yang memuat penjelasan soal potensi kegagalan sistem.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas

9 hari lalu

Hilang Kontak! Puing-Puing Pesawat K2 Airways Ditemukan di Laut Arab, Seluruh Kru Hilang

10 hari lalu

Pertamina dan Boeing Jajaki Peluang Pengembangan Ekosistem SAF Indonesia

1 bulan lalu

Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal