“Setiap saya ke negara-negara tertentu mereka selalu mengatakan perlu kelapa sawit. Mesir, India, Pakistan, semua. Jadi kita, saya kira bisa berbuat banyak baik," ujarnya.
Hasil penting lainnya dalam pertemuan kedua pemimpin adalah memperkuat kerja sama di sektor energi. Anwar mengatakan, penguatan kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara dua perusahaan energi terbesar masing-masing negara, Petronas dan Pertamina.
“Komitmen kami untuk menjamin kerja sama Petronas dan Pertamina. Dua perusahaan minyak dan gas di kawasan agar sepakat untuk mengeksplorasi hal-hal baru dan juga transfer antarnegara,” kata Anwar.
Di bidang pertahanan, Anwar menyoroti pentingnya kolaborasi dengan Indonesia yang memiliki pengalaman dan kekuatan di sektor ini.
“Kedua pihak sepakat untuk mengerahkan seluruh kekuatan yang ada termasuk bidang pertahanan, di mana Indonesia mempunyai banyak pengalaman dan kekuatan,” tuturnya.
Tak lupa kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi tantangan geopolitik, terutama terkait isu Palestina.
“Masalah Palestina kita berada di satu garis, kita tetap mendukung kemerdekaan Palestina. Dan kita sangat tegas bahwa the only solution is a two-state solution,” kata Prabowo.