Ini Alasan Trump Usir Zelensky dari Gedung Putih

Anton Suhartono
Donald Trump terlibat cekcok dengan Donald Trump di Gedung Putih (Foto: AP)

Soal tuduhan dirinya tak ingin mengakhiri perang, Zelensky menegaskan saat ini tidak ada yang lebih ingin mengakhiri perang daripada warga Ukraina.  Namun, kata dia, menghentikan perang saja tidak cukup tanpa adanya jaminan bahwa Presiden Vladimir Putin tak akan mengirim pasukannya kembali kelak.

"Tidak ada yang akan berhenti begitu saja. (Semua orang takut) Putin akan kembali lagi besok. Kami menginginkan perdamaian yang adil dan abadi," ujarnya.

Dia juga mengomentari percekcokannya dengan Trump di Ruang Oval sebagai hal yang tak baik.

"Tidak baik untuk kedua pihak," seraya mengungkapkan keyakinannya bahwa hubungan dengan Trump bisa dipulihkan.

Percekcokan bermula setelah Zelensky mengatakan tak ada kompromi dengan Rusia, negara yang telah menyerang dan membunuh penduduk Ukraina. Dia juga berusaha meyakinkan Trump agar tidak berpihak kepada Putin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi

57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

57 tahun lalu

Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini

57 tahun lalu

Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal