Trump memilih menandatangani dokumen secara digital dan meminta Presiden Iran Masoud Pezeshkian melakukan hal yang sama. Dengan langkah itu, MoU dianggap telah berlaku sepenuhnya beserta seluruh konsekuensi yang menyertainya.
Selain pencabutan sanksi ekspor minyak Iran dan penghentian blokade maritim, perjanjian tersebut juga memuat kewajiban Iran untuk membersihkan Selat Hormuz dari ranjau dalam waktu 30 hari ke depan.
Kesepakatan itu diharapkan menjadi langkah penting dalam memulihkan stabilitas kawasan sekaligus mengembalikan kelancaran perdagangan dan distribusi energi global yang sempat terganggu akibat konflik antara AS dan Iran.