Ini 5 Kekhawatiran Rusia terhadap Resolusi PBB soal Pasukan Perdamaian Gaza

Anton Suhartono
Rusia memilih abstain dalam voting resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengesahkan pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke Gaza (Foto: AP)

4. Potensi Memperlebar Pemisahan Gaza-Tepi Barat

Rusia juga menyoroti risiko jangka panjang, resolusi dapat memperkuat pemisahan antara Gaza dan Tepi Barat, situasi yang selama bertahun-tahun menjadi hambatan besar bagi penyatuan politik Palestina.

Nebenzia bahkan menyebut situasi yang muncul dari resolusi ini mengingatkan pada era Mandat Inggris di Palestina, ketika aspirasi rakyat Palestina diabaikan dalam pengambilan keputusan internasional.

5. Mandat Pasukan Berdasarkan “Rencana Trump” Dinilai Kabur dan Berbahaya

Nebenzia menyinggung bahwa mandat pasukan perdamaian mengacu pada rencana perdamaian Donald Trump, yang dikenal kontroversial. Dia mempertanyakan cakupan kewenangan pasukan internasional itu, termasuk apakah mereka memiliki mandat penegakan yang bisa membuatnya melampaui batas-batas tertentu.

Rusia khawatir, tanpa kejelasan batas tugas, pasukan tersebut dapat bertindak di luar prinsip perdamaian yang diakui PBB dan berpotensi memperburuk situasi di lapangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Trump Ancam Tarik AS Keluar dari NATO, Sebut Macan Ompong

Internasional
4 jam lalu

AS Kirim 1 Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah, Perang Lawan Iran Belum Akan Berakhir?

Internasional
6 jam lalu

Trump: Tak Perlu Kesepakatan dengan Iran untuk Akhiri Perang!

Internasional
13 jam lalu

Trump Sebut Perang Lawan Iran Akan Berakhir dalam 2-3 Minggu: Kami Perlu Selesaikan Tugas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal