Ingin Belajar Hidup Berdampingan dengan Corona, Negara Ini Cabut Aturan Wajib Masker

Anton Suhartono
Inggris akan melonggarkan pembatasan terkait Covid-19 mulai 19 Juli, termasuk mencabut larangan bermasker (Foto: Reuters)

Diyakini, kasus infeksi dan kematian masih akan terjadi setelah pembatasan dicabut, namun jumlahnya tak akan sebanyak seperti sebelum vaksinasi.

Pemerintah berlomba menyuntik sebanyak-banyaknya warga untuk melindungi mereka dari Covid-19 varian Delta lebih menular.

Sejauh ini 64 persen dari populasi dewasa sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19. 

Para ahli memperingatkan, jumlah itu belum cukup untuk membuat Inggris aman dari serangan virus varian baru. Mereka menegaskan mencabut hampir semua pembatasan saat jutaan orang belum mendapat vaksin penuh bisa berakibat buruk.

Johnson mengumumkan program vaksin akan dipercepat untuk orang berusia di bawah 40 tahun, mengurangi interval antara dosis dari 12 minggu menjadi delapan minggu.

Aturan yang berlaku saat ini perkumpulan orang di dalam ruangan dibatasi maksimal enam orang dan di luar ruangan 30 orang. Nantinya tidak ada lagi pembatasan jumlah tamu, termasuk di acara-acara pernikahan dan pemakaman.

Aturan jarak sosial 1 meter plus juga akan dicabut, kecuali di beberapa tempat seperti akses-akses masuk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas Jatuh dari Apartemen, Bunuh Diri?

57 tahun lalu

Wali Kota London Sadiq Khan Naik Haji: Perjalanan yang Mengubah Hidup!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal