Inggris Tunda Penerbangan untuk Evakuasi Warganya di Wuhan

Nathania Riris Michico
Ilustrasi pesawat Inggris. (FOTO: BEN STANSALL / AFP)

"Kami tetap berhubungan dekat dengan pihak berwenang Tiongkok dan percakapan sedang berlangsung di semua tingkatan."

Wuhan merupakan jantung dari penyebaran virus korona yang sejauh ini menewaskan 170 orang dan menyebar ke setidaknya 15 negara di seluruh dunia.

China melaporkan lonjakan jumlah kematian akibat virus korona baru. Ribuan orang asing kini terperangkap di Wuhan sejak ditutup pekan lalu.

Jepang dan Amerika Serikat menjadi negara pertama yang mengirim pesawat dan melakukan penerbangan dari Wuhan untuk warganya pada Rabu (29/1/2020).

Inggris bergabung dengan Australia, Selandia Baru dan Singapura, antara lain, untuk merencanakan operasi serupa.

Inggris pada Rabu menyatakan, mereka yang kembali dari Wuhan akan diisolasi dengan aman selama dua pekan, dengan dilengkapi semua perawatan medis yang diperlukan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal