Inggris Serukan PBB Selidiki Pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab. (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id – Inggris pada Senin (22/2/2021) ini akan menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar diberi akses ke Xinjiang untuk menyelidiki laporan pelanggaran HAM di wilayah China itu.

Tahun ini, Inggris mulai bergabung kembali sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB hingga 2023. Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, pun mengutuk rekam jejak China dan Rusia—yang juga sama-sama menjadi anggota di Dewan HAM PBB untuk tiga tahun mendatang.

Seperti diketahui, China belakangan ini disebut-sebut memberi dukungan atas kudeta militer di Myanmar. Sementara, Rusia juga dinilai terlibat dalam kekacauan politik dalam negeri Belarusia.

Terkait penyelidikan di Xinjiang, Raab akan merujuk pada laporan yang mengungkap berbagai pelanggaran HAM, termasuk penyiksaan, kerja paksa, dan pemandulan paksa perempuan Uighur. “(Pelanggaran) itu terjadi dalam skala industri (besar-besara),” kata Raab, dalam pernyataan yang dirilis Kemlu Inggris, seperti dikutip Reuters.

“Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, atau ahli pencari fakta independen lainnya, harus—dan saya ulangi harus!—diberikan akses yang mendesak dan tidak boleh dikekang ke Xinjiang,” katanya.

China telah dikecam secara luas karena mendirikan sejumlah kompleks di Xinjiang yang diklaim Beijing sebagai “pusat pelatihan keterampilan” untuk membasmi ekstremisme dan memberi orang-orang yang masuk ke tempat itu “keterampilan baru”. Para pengkritik China menyebut kompleks itu sebagai kamp konsentrasi untuk menahan orang-orang Uighur secara semena-mena.

PBB menyatakan, setidaknya 1 juta orang Uighur dan Muslim lainnya telah ditahan di Xinjiang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal