Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Maria Christina Malau
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengizinkan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer Inggris dalam operasi defensif menghancurkan situs rudal Iran. (Screenshot video BBC)

Picu Reaksi Beragam

Keputusan ini memicu reaksi beragam di dalam negeri. Pemimpin Reform UK, Nigel Farage, menyebut langkah tersebut "lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali". Dia menyindir Starmer sebagai pengikut, bukan pemimpin.

Sementara itu, Pemimpin Partai Hijau Zack Polanski mengutuk keputusan tersebut dan menuding pemerintah menyeret Inggris ke perang ilegal lain di Timur Tengah.

Bulan lalu, pemerintah Inggris dilaporkan belum memberikan izin bagi AS untuk memakai pangkalan militernya dalam potensi serangan terhadap Iran. Namun Presiden AS Donald Trump kemudian mengatakan penggunaan RAF Fairford dan Diego Garcia mungkin diperlukan apabila Iran menolak membuat kesepakatan. 

Serangan militer AS dan Israel terhadap Iran dimulai Sabtu dini hari. Trump bahkan mendorong rakyat Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka. Teheran membalas dengan menyerang aset-aset AS serta negara-negara di kawasan yang menampung kehadiran militer Amerika, termasuk Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak.

Starmer menegaskan pesawat Inggris telah diterbangkan di langit Timur Tengah sebagai bagian dari operasi pertahanan untuk melindungi sekutu dan warga Inggris, namun tidak terlibat dalam serangan ke Iran. Pada Minggu, dia mengatakan pesawat Inggris berhasil mencegat sejumlah serangan Iran.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Bantah Rudal Iran Hantam Kapal Induk Abraham Lincoln: Mendekat Saja Tidak

57 tahun lalu

Eks Presiden Iran Ahmadinejad Selamat dari Serangan AS-Israel, Ajudan: Dia Baik-Baik Saja!

57 tahun lalu

Korut Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: Seperti Gangster

57 tahun lalu

Paus Leo Respons Konflik AS-Israel-Iran: Hentikan Kekerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal