Inggris Perpanjang Lockdown sampai 1 Juni

Anton Suhartono
Boris Johnson (Foto: AFP)

Pada Rabu (13/5/2020), ada beberapa pelonggaran pembatasan, seperti diperbolehkan berolahraga dan berjemur, namun hanya di lingkungan tempat tinggal.

“Pada langkah kedua, yakni mulai 1 Juni, kami percaya berada dalam posisi untuk memulai pembukaan kembali toko secara bertahap dan siswa sekolah dasar bisa kembali ke sekolah, secara bertahap,” tuturnya.

Pada langkah ketiga, yakni awal Juli, Inggris secara berharap membuka kembali beberapa industri perhotelan dan tempat-tempat umum lain, meski tetap menerapkan jarak sosial.

Sejauh ini Inggris mengonfirmasi 32.000 kasus kematian, setelah mengalami lonjakan yang menempatkan negara itu menjadi yang tertinggi di Eropa, namun masih di bawah Amerika Serikat dengan 78.000 korban.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
4 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
8 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
9 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal