Diketahui, setidaknya dua perawat di Brasil terinfeksi varian corona P2, padahal mereka sudah pernah terpapar Covid-19 dan sembuh. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran, virus varian baru kebal dari vaksin dan memengaruhi kekebalan alami.
Para ilmuwan mengatakan P2 yang ditemukan di Inggris tidak sama dengan varian lain yang terdeteksi pada empat pelancong Brasil di Jepang pekan lalu, yang dikenal sebagai Covid varian P1.
COG-UK menyatakan, varian P1 memiliki dua mutasi bermasalah lainnya yang dinamai K417T dan N501Y, tidak dimiliki varian P2. Varian ini lebih menular dan punya kemungkinan tak dapat dilawan oleh sistem kekebalan tubuh, dibandingkan Covid-19 varian baru asal Inggris, B117.
Ahli virologi yang tergabung dalam tim peneliti yang dipimpin pemerintah Inggris, Wendy Barclay, mengakui kedua varian asal Brasil itu mungkin saja memengaruhi cara kerja antibodi.
Pemerintah Inggris memberlakukan larangan perjalanan terhadap pendatang asal Amerika Selatan pada 15 Januari, setelah dikritik oleh anggota parlemen karema dinilai lambat. Pembatasan perjalanan itu baru diputuskan setelah para ilmuwan memperingatkan varian Covid-19 asal Brasil yang juga telah ditemukan di Jepang.