LONDON, iNews.id - Inggris membantah tuduhan Rusia yang menyebutkan personel Angkatan Lautnya (AL) meledakkan pipa gasNord Stream 1 dan 2. Tuduhan itu disebut palsu dan dikarang-karang.
Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Inggris mengatakan tuduhan itu juga bertujuan meredam kekejaman Rusia yang menginvasi Ukraina.
"Untuk meredam penanganan mereka terhadap invasi ilegal ke Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia menggunakan tuduhan palsu dalam skala besar," kata juru bicara, dikutip dari Reuters, Sabtu (29/10/2022).
Dia menambahkan kali ini cerita baru yang dikarang-karang lebih banyak tentang argumen di dalam pemerintahan Rusia ketimbang negara Barat.
Sebelumnya Kemhan Rusia menuduh personel AL Kerajaan Inggris terlibat dalam serangan pipa gas Nord Stream 1 dan 2 di Laut Baltik pada bulan lalu.